Jembatan Tenggarong Kukar Runtuh Karena Kabel Impor

7 Des

Data teknis jembatan Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) yang runtuh, rangka baja berasal dari dalam negeri. Sementara material kabel baja jembatan diimpor dari negara Kanada. Ternyata baja Indonesia lebih bagus daripada baja luar negeri. Produksi baja suatu negara dapat menggambarkan bagaimana perkembangan industri negara tersebut. Apakah bisa dibilang maju atau biasa saja kemajuannya.

Industri baja Indonesia baru menghasilkan 7 juta ton baja per tahun, sangat kecil sekali dibandingkan dengan produksi baja di China yang mencapai 560 juta ton per tahun. Indonesia akhirnya menjadi sasaran empuk pasar baja internasional.

Kekurangan supply baja dari Industri di Indonesia itu menyebabkan pembangunan Jembatan Tenggarong mengalami kemunduran selama 6 tahun. Dimulai pada tahun 1995, proyek tersebut akhirnya baru selesai pada tahun 2011. Dengan kontraktornya adalah PT Hutama Karya.

Sementara produksi kabel baja tidak tersedia di Indonesia karena menurut perhitungan eknomi para pemilik pabrik baja merugikan karena pangsa pasarnya sangat kecil. Di Indonesia jembatan gantung (suspended bridge) masih sedikit berbeda dengan di Jepang yang di setiap pulaunya sudah dihubungkan dengan jembatan-jembatan gantung.

Penetapan Tersangka Penyelidikan Runtuhnya Jembatan Kukar

Polisi dalam tahap akan menentukan siapakah yang akan menjadi tersangka dari hasil penyelidikan saksi-saksi kejadian persitiwa Runtuhnya jembatan Tenggarong Kukar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.